Pinggir adalah penerbit buku independen yang berbasis di Yogyakarta.
Kami menerbitkan buku-buku yang lahir dari pinggiran—dari pengalaman sehari-hari, dari kegelisahan sosial, dari suara-suara yang sering tidak mendapat ruang di pusat perhatian.
Bagi Pinggir, buku bukan sekadar produk cetak. Buku adalah posisi: cara berpikir, cara memandang dunia, dan cara berdialog dengan zaman. Karena itu, kami tidak mengejar banyak judul, melainkan merawat sedikit buku agar bisa dibaca lebih lama, dipikirkan lebih dalam, dan dibicarakan lebih jauh.
Setiap naskah dibaca dengan serius, didiskusikan dengan jujur.
Sebagai penerbit buku independen di Jogja, Pinggir bekerja bersama penulis melalui proses kurasi dan editorial yang kolaboratif. Diproduksi dengan penuh perhatian—dari isi, desain, hingga cara ia bertemu dengan pembaca.
Buku-buku Pinggir bergerak di wilayah sastra, esai, pemikiran sosial, dan humaniora. Kami tertarik pada tulisan yang tidak ingin sekadar aman, tetapi juga tidak asal gaduh. Tulisan yang berani berpikir, namun tetap membumi. Kritis, tapi tidak kehilangan empati.
"Bukan untuk menjauh, tetapi untuk melihat dengan lebih jernih."
Pinggir percaya bahwa gagasan penting tidak selalu lahir dari pusat kekuasaan atau arus utama. Justru dari pinggir—dari kota yang tidak selalu disorot, dari pengalaman yang dianggap sepele, dari suara yang terlalu pelan—sering muncul pertanyaan-pertanyaan paling jujur tentang hidup, masyarakat, dan masa depan.